ANALISIS KEMISKINAN RUMAH TANGGA SEKTOR INFORMAL DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2024
DOI:
https://doi.org/10.64930/jstar.v5i2.131Kata Kunci:
Poverty, Informal Sector household, Binary Logistic RegressionAbstrak
Rumah tangga dengan KRT yang bekerja di sektor informal di Provinsi NTT memiliki tingkat kerentanan lebih tinggi terhadap kemiskinan. Sektor informal berperan signifikan dalam menyediakan lapangan kerja, Namun demikian, pekerjaan di sektor ini umumnya bersifat tidak stabil, berpendapatan rendah, dan minim perlindungan sosial. Hal tersebut membuat rumah tangga sektor informal lebih rentan terjebak dalam lingkaran kemiskinan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis variabel yang berpengaruh terhadap kemiskinan rumah tangga dengan KRT yang bekerja di sektor informal di Provinsi NTT. Hasil estimasi model regresi logistik biner menunjukan bahwa variabel yang secara signifikan berpengaruh terhadap status kemiskinan rumah tangga sektor informal di Provinsi NTT adalah klasifikasi wilayah tempat tinggal, jumlah ART, usia KRT, tingkat pendidikan tertinggi yang ditamatkan KRT, lapangan usaha pekerjaan utama KRT, jumlah jam kerja KRT dalam seminggu, akses internet KRT, kepemilikan rekening tabungan KRT, dan kepemilikan aset rumah tangga. Berdasarkan hasil tersebut maka pemerintah perlu mempercepat cakupan program perlindungan sosial seperti jaminan ketenagakerjaan, jaminan kesehatan dan bantuan sosial, Akses terhadap pembiayaan juga perlu dipermudah, menerapkan kebijakan yang komprehensif di bidang pertanian termasuk menjaga stabilitas harga, memastikan target pasar, dan pemberdayaan petani.
Unduhan
Referensi
Badan Pusat Statistik. (2025). Profil Ketenagakerjaan dan Pengangguran di Priovinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2024.
Badan Pusat Ststistik. (2025). Berita Resmi Statistik: Profil Kemiskinan Nusa Tenggara Timur September 2024. BPS
Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2024). Statistik potensi desa Provinsi Nusa Tenggara Timur: Village potential statistics of Nusa Tenggara Timur Province (Vol. 3). Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Chen, M.A. (2007). Rethinking the informal economy: Linkages with the formal economy and the formal regulatory environment. United Nations Departement of Economic and Social Affair.
Damanik, R., & Zebua, H.I. (2025). When informality meets poverty: vulnerability of informal workers in North Sumatra’s rural and urban divide. Jurnal Ketenagakerjaan Vol.20 No.1, 2025.
Fields, G.S (2005). A guide to multisector labor market models. World Bank Sosial Protection Discussion Paper No. 0505.
Gunawan, A. (2012). Employment asn the informal sector in Indonesia: Policy issues and options. Asian Development Bank Institute
Hart, K. (1973). Informal income opportunities and urban employment in Ghana. The Journal of Modern African Studies, 11(1), 61-89. https://www.jstor.org/stable/159873?read-now=1
Hosmer, D. W., & Lemeshow, S. (2013). Applied logistic regression (3rd ed.). John Wiley & Sons, Inc.
Hutahaean, Y., & Sitorus, J. (2022). Faktor-faktor yang Memengaruhi Kemiskinan Rumah Tangga Bekerja di Pulau Jawa. Seminar Nasional Official Statistics, 2022(1), 1165-1176.
International Labour Organization. (2018). Women and men in the informal economy: A statistical picture (3rd ed.). International Labour Office.
Iskandar, Haryanto, Sumarwan, U., & Khomsan, A. (2006). Faktor-faktor yang mempengaruhi kesejahteraan keluarga. Info Kesehatan Masyarakat, 10(2), 131-141.
Pulungan, M.A., & Haryanto, T. (2024). Analisis kemiskinan rumah tangga sektor informal di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi dan Akuntasi Vol. 8 No. 1,2024
Rini, A. S., & Sugiharti, L. (2016). Determining factors of poverty in Indonesia: Household analysis. JIET (Jurnal Ilmu Ekonomi Terapan), 1(2), 80–95.
Rosmika, N. (2021). Kemiskinan rumah tangga sektor informal di Aceh. Jurnal Ekombis, 7(1), 65–74.
Setiawan, A., & Santoso, D. (2020). Analisis pengaruh sektor informal terhadap kemiskinan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 25(2), 150-164.
Suharto, E. (2009). Kemiskinan dan perlindungan sosial di Indonesia: Menggagas model jaminan sosial universal bidang ketenagakerjaan. Alfabeta.
Suryahadi, A., & Hadiwidjaja, G. (2011). The role of the informal sector in Indonesia’s labor market. The SMERU Research Institute
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Statistika Terapan (ISSN 2807-6214)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


