DETERMINAN STATUS MISKIN RUMAH TANGGA DI KABUPATEN LEMBATA TAHUN 2024

Penulis

  • Yulianus Ronaldias Badan Pusat Statistik

DOI:

https://doi.org/10.64930/jstar.v5i2.137

Kata Kunci:

Kemiskinan, rumah tangga, regresi logistik biner, Kabupaten Lembata

Abstrak

Kabupaten Lembata merupakan salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan yang tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Hingga Maret 2024, persentase penduduk miskin di Kabupaten Lembata masih di angka 24,22 persen. Angka ini masih jauh di atas angka Provinsi NTT dan angka nasional. Riset mengenai kemiskinan di Kabupaten Lembata masih sangat minim dilakukan. Padahal kebijakan berbasis riset penting untuk meningkatkan efektivitas kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik serta faktor-faktor yang berpengaruh terhadap status miskin rumah tangga di Kabupaten Lembata. Penelitian ini menggunakan data mentah hasil Susenas Maret 2024 yang diselenggarakan oleh BPS. Metode analisis yang digunakan adalah regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang secara statistik signifikan berpengaruh terhadap status miskin rumah tangga di Kabupaten Lembata meliputi wilayah tempat tinggal, usia kepala rumah tangga (KRT), jumlah anggota rumah tangga (ART), lapangan usaha pekerjaan utama KRT, dan kepemilikan aset rumah tangga. Berdasarkan temuan tersebut, pemerintah perlu meningkatkan kualitas infrastruktur di perdesaan agar akses masyarakat terhadap layanan dasar menjadi lebih mudah. Selain itu, dibutuhkan intervensi kebijakan yang komprehensif di sektor pertanian termasuk perluasan areal pertanian, menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan target pasar, dan pemberdayaan petani.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Adnyani, A. W., & Sugiharti, L. (2019). Profil dan determinan kerentanan kemiskinan rumah tangga. Jurnal Ilmu Ekonomi & Sosial, 10(2), 100–118.

Badan Pusat Statistik. (2002). Dasar-dasar analisis kemiskinan. Subdirektorat Analisis Konsistensi Statistik & Subdirektorat Statistik Rumah Tangga, BPS.

Badan Pusat Statistik. (2024). Penghitungan dan Analisis Kemiskinan Makro di Indonesia Tahun 2024 (Vol. 16). BPS.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Lembata. (2024). Statistik Potensi Desa Kabupaten Lembata 2024. BPS Kabupaten Lembata.

Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2025). Ringkasan Data dan Informasi Kemiskinan Provinsi Nusa Tenggara Timur 2024. BPS Provinsi NTT.

Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. (n.d.). Query Builder (Dynamic Table). Retrieved September 6, 2025, from https://ntt.bps.go.id/id/query-builder.

Direja, S. (2021). Pengaruh karakteristik individu kepala rumah tangga terhadap kemiskinan di Provinsi Banten tahun 2020. Jurnal STEI Ekonomi (JEMI), 30(2).

Fitrawaty, Maipita, I., & Suparno, S. (2024). Micro-analysis of household poverty and inequality in Indonesia. JEJAK: Journal of Economics and Policy, 17(2), 30–42.

Hasyim, M. N. A., & Veriyanto, A. (2022). Analisis determinan rumah tangga miskin di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2020 (Determinants analysis of poor households in North Kalimantan Province in 2020). Jurnal Ekonomika, 13(1), 15–26.

Hosmer, D. W., & Lemeshow, S. (2013). Applied logistic regression (3rd ed.). John Wiley & Sons, Inc.

Ibrahim, H. (2009). Tingkat Prevalensi dan Faktor-faktor Determinan Kesejahteraan Keluarga di Kabupaten Lembata, NTT. Partner, 16(2), 112–115.

Iskandar, Hartoyo, Sumarwan, U., & Khomsan, A. (2006). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kesejahteraan Keluarga. Info Kesehatan Masyarakat, 10(2), 133-141.

Junior, J. E., & Priyono, J. (2025). Analisis pengaruh indeks pembangunan manusia terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur. EKONOMIKA45: Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan, 12(2), 1231–1245.

Naufal, A., & Suwandana, E. (2024). Analisis variabel yang memengaruhi kemiskinan rumah tangga Provinsi Kepulauan Riau 2023. Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan, 7(2), 69–78.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2025 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2025-2029. (2025). https://peraturan.bpk.go.id/Details/314638/perpres-no-12-tahun-2025.

Rini, A. S., & Sugiharti, L. (2016). Determining factors of poverty in Indonesia: Household analysis. JIET (Jurnal Ilmu Ekonomi Terapan), 1(2), 80–95.

Sa’diyah, Y. H., & Arianti, F. (2012). Analisis kemiskinan rumah tangga melalui faktor-faktor yang mempengaruhinya di Kecamatan Tugu Kota Semarang. Diponegoro Journal of Economics, 1(1), 1–10.

Unduhan

Diterbitkan

31-12-2025

Cara Mengutip

Ronaldias, Y. (2025). DETERMINAN STATUS MISKIN RUMAH TANGGA DI KABUPATEN LEMBATA TAHUN 2024. Jurnal Statistika Terapan (ISSN 2807-6214), 5(2), 189. https://doi.org/10.64930/jstar.v5i2.137

Terbitan

Bagian

Daftar Isi Artikel