PREDIKSI PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN MENGGUNAKAN CITRA SATELIT PENGINDERAAN JAUH PADA KAWASAN DESTINASI PARIWISATA SUPER PRIORITAS
STUDI KASUS KECAMATAN KOMODO, KABUPATEN MANGGARAI BARAT, NUSA TENGGARA TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.64930/jstar.v6i1.149Kata Kunci:
Jaringan Saraf Tiruan, Seluler Automata, Perubahan Tutupan Lahan, Prediksi Tutupan Lahan, Molusce, Pengindraan JauhAbstrak
Pendahuluan: Labuan Bajo ditetapkan sebagai salah satu dari lima destinasi pariwisata super prioritas di Indonesia. Latar Belakang Masalah: Pertumbuhan penduduk dan pesatnya pembangunan destinasi wisata Labuan Bajo telah memberikan dampak spasial yang signifikan terhadap Kabupaten Manggarai Barat. Kebaruan (Novelty): Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, selama periode 2022–2024, memprediksi tutupan lahan pada tahun 2027, dan kemudian menganalisis hubungannya dengan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Metode Penelitian: Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari peta tutupan lahan, peta jalan, dan peta Model Elevasi Digital Nasional (National Digital Elevation Model) yang bersumber dari ESRI melalui Living Atlas dan Badan Informasi Geospasial. Pemodelan potensi perubahan lahan dilakukan menggunakan Jaringan Saraf Tiruan (Artificial Neural Network) dengan struktur Multi-Layer Perceptron. Temuan/Hasil: Hasil pemodelan perubahan tutupan lahan menunjukkan bahwa 90,76% tutupan lahan dapat dipetakan dengan benar. Hasil uji validitas juga menunjukkan bahwa model berkinerja sangat baik dengan nilai Kappa sebesar 0,86009, sehingga layak untuk memprediksi tutupan lahan di masa depan. Prediksi tutupan lahan tahun 2027 menunjukkan bahwa dibandingkan dengan tahun 2022, tutupan pohon (trees) akan berkurang sebesar 707,70 ha, sedangkan area terbangun (built-up area) dan padang rumput (rangeland) masing-masing akan meningkat sebesar 445,75 ha dan 340,24 ha.
Unduhan
Referensi
[1] ASEAN. (2021). ASEAN framework on sustainable tourism development in the post COVID-19 era. ASEAN Secretariat. https://asean.org/wp-content/uploads/2023/01/Executive-Summary_ASEAN-Framework-on-Sustainable-Tourism-Development.pdf
[2] Badan Pusat Statistik Kabupaten Manggarai Barat. (24 April 2025). Jumlah penduduk, laju pertumbuhan penduduk, distribusi persentase penduduk, kepadatan penduduk, rasio jenis kelamin penduduk menurut kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat, 2025. Diakses Pada 4 Februari 2026, Dari https://Manggaraibaratkab.Bps.Go.Id/Id/Statistics-Table/3/V1zsbfruy3ltbfpeytnsvwngcdzjek53ykhsnffumdkjmym1mze1/Jumlah-Penduduk--Laju-Pertumbuhan-Penduduk--Distribusi-Persentase-Penduduk--Kepadatan-Penduduk--Rasio-Jenis-Kelamin-Penduduk-Menurut-Kecamatan-Di-Kabupaten-Manggarai-Barat.Html?Year=2025
[3] Badan Pusat Statistik Kabupaten Manggarai Barat. (10 Maret 2026). Laju pertumbuhan produk domestik regional bruto atas dasar harga konstan 2010 menurut lapangan usaha di Kabupaten Manggarai Barat (Persen), 2024. Diakses Pada 4 Februari 2026, Dari https://Manggaraibaratkab.Bps.Go.Id/Id/Statistics-Table/3/Yurkcwvfyzrnvepst1dsyvjxrk9rmve0vuu1vvfumdkjmym1mze1/Laju-Pertumbuhan-Produk-Domestik-Regional-Bruto-Atas-Dasar-Harga-Konstan-2010-Menurut-Lapangan-Usaha-Di-Kabupaten-Manggarai-Barat--Persen-.Html?Year=2024
[4] Badan Pusat Statistik Kabupaten Manggarai Barat. (9 Mei 2025). Statistik perhotelan Kabupaten Manggarai Barat 2024. https://Manggaraibaratkab.Bps.Go.Id/Id/Publication/2025/05/09/0bd5794a6962025b497ec23b/Statistik-Perhotelan-Kabupaten-Manggarai-Barat-2024.Html
[5] Buraerah, M. F., Rasyidi, E. S., & Sandi, R. (2020). Pemetaan perubahan penggunaan lahan di wilayah Kabupaten Takalar tahun 1999 - 2019 menggunakan sistem informasi geografis. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 20, 68–75. https://Journal.Unibos.Ac.Id/Eco/Issue/View/41
[6] Foley, J. A., Defries, R., Asner, G. P., Barford, C., Bonan, G., Carpenter, S. R., Chapin, F. S., Coe, M. T., Daily, G. C., Gibbs, H. K., Helkowski, J. H., Holloway, T., Howard, E. A., Kucharik, C. J., Monfreda, C., Patz, J. A., Prentice, I. C., Ramankutty, N., & Snyder, P. K. (2005). Global consequences of land use. In Science, 309(5734), 570–574. https://Doi.Org/10.1126/Science.1111772
[7] Hapsary, M. S. A., Subiyanto, S., & Firdaus, H. S. (2021). Analisis prediksi perubahan penggunaan lahan dengan pendekatan artificial neural network dan regresi logistik di Kota Balikpapan. Jurnal Geodesi Undip, 10(2), 88–97. https://doi.org/10.14710/jgundip.2021.30637
[8] Iskandar, B., Saidah, Kurnia, A. A., Jauhari, A., & Zannah, F. (2024). Modeling land cover change using MOLUSCE in Kahayan Tengah Forest management unit, Kalimantan Tengah. Jurnal Sylva Lestari, 12(2), 242–257. https://doi.org/10.23960/jsl.v12i2.865
[9] Kamal, M. R. S., Aji Satria, R., Gusti Pasha, F., & Basillia Way, dan. (2025). Pola dan pemodelan prediksi perubahan penggunaan lahan di Kabupaten Sleman sebagai wilayah peri urban. Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman, 7(1), 44–58. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v7i1.86128.44-58
[10] Karra, K., Kontgis, C., Statman-Weil, Z., Mazzariello, J. C., Mathis, M., & Brumby, S. P. (2021). Global land use/land cover with Sentinel-2 and deep learning. Dalam 2021 IEEE International Geoscience and Remote Sensing Symposium (IGARSS) (pp. 4704–4707). IEEE. https://doi.org/10.1109/IGARSS47720.2021.9553499
[11] Mahtta, R., Fragkias, M., Güneralp, B., Mahendra, A., Reba, M., Wentz, E. A., & Seto, K. C. (2022). Urban land expansion: the role of population and economic growth for 300+ cities. Npj Urban Sustainability, 2(1). https://doi.org/10.1038/s42949-022-00048-y
[12] Muhammad, R., Zhang, W., Abbas, Z., Guo, F., & Gwiazdzinski, L. (2022). Spatiotemporal change analysis and prediction of future land use and land cover changes using QGIS MOLUSCE plugin and remote sensing big data: a case study of Linyi,China. Land, 11(3). https://Doi.Org/10.3390/Land11030419
[13] Pertiwi, T. C. M., & Saputra, A. (2024). Landuse change prediction on super-priority tourism destination in Labuan Bajo, Indonesia. E3s Web Of Conferences, 500. https://Doi.Org/10.1051/E3sconf/202450003043
[14] Prabandari, A. A., & Wibowo, A. (2024). Monitoring 10 tahun perubahan tutupan lahan di sekitar Bandar Udara Komodo menggunakan citra Google Earth. Jurnal Geografi, 13(1), 1–8. https://doi.org/10.24036/geografi/vol13-iss1/3819
[15] Rahmah, A. N., Subiyanto, S., & Amarrohman, F. J. (2020). Pemodelan perubahan penggunaan lahan dengan artificial neural network (ANN) di Kota Semarang. Jurnal Geodesi Undip, 9(1).
[16] Ramadhan, R., Widiatmaka, W., & Sudadi, U. (2016). Land use change and spatial utilization in landslide vulnerable regions of Banjarnegara Regency, Central Java. Journal Of Natural Resources And Environmental Management, 6(2), 159–167. https://Doi.Org/10.19081/Jpsl.2016.6.2.159
[17] Republik Indonesia. (2025). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2025 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2025–2029. https://jdih.kemenkoinfra.go.id/perpres-no-12-tahun-2025
[18] Rimba, A. B., Atmaja, T., Mohan, G., Chapagain, S. K., Arumansawang, A., Payus, C., & Fukushi, K. (2020). Identifying land use and land cover (LULC) change from 2000 to 2025 driven by tourism growth: A study case in Bali. International Archives of the Photogrammetry, Remote Sensing and Spatial Information Sciences - ISPRS Archives, 43(B3), 1621–1627. https://doi.org/10.5194/isprs-archives-XLIII-B3-2020-1621-2020
[19] Sanjesti, W., & Silviana, A. (2025). Dampak alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan kering. Legal Standing : Jurnal Ilmu Hukum, 9(2), 420–435. https://Doi.Org/10.24269/Ls.V9i2.11650
[20] Septriana, F. E., Alnavis, N. B., Gustia, R., Wirawan, R. R., Putri, N. P., Hasibuan, H. S., & Tambunan, R. P. (2020). Dampak perubahan penutupan lahan terhadap sistem hidrologi di Jakarta. Majalah Ilmiah Globe, 22(1), 51. https://Doi.Org/10.24895/Mig.2020.22-1.1150
[21] Wibowo, R. A., & Harintaka. (2023). Pembuatan model prediksi lahan terbangun di Kabupaten Kulon Progo dengan citra satelit penginderaan jauh. Geoid: Journal of Geodesy and Geomatics, 19(1), 18–27.
[22] Widaningrum, D. L., Surjandari, I., & Sudiana, D. (2020). Analyzing land use changes in tourism development areas: a case study of Cultural World Heritage Sites on Java Island, Indonesia. International Journal Of Technology, 11(4), 688–697. https://Doi.Org/10.14716/Ijtech.V11i4.4097
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Statistika Terapan (JSTAR)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




